Panduan Untuk Penulis

PEDOMAN PENULISAN NASKAH

Karya ilmiah yang akan dipertimbangkan untuk dimuat adalah yang memenuhi persyaratan dan acuan berikut:

  1. Bersifat ilmiah, tulisan disertai literatur-literatur yang imiah, gagasan orisinil, ringkasan hasil penelitian/survei/ pengabdian kepada masyarakat, atau bentuk tulisan lainnya yang dipandang memberikan kontribusi bagi pengembagan studi dan pemikiran pendidikan guru madrasah ibtidaiyah.
  2. Naskah yang dikirim merupakan naskah yang belum pernah dipublikasikan dalam penerbitan apapun atau tidak sedang diminta penerbitannya oleh jurnal atau media tulisan lain.
  3. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau dalam bahasa asing (Inggris) yang memenuhi kaidah-kaidah penulisan bahasa Indonesia atau bahasa asing (Inggris) yang baik dan benar. Penulisan yang menggunakan Bahasa Indonesia harus sesuai dengan kaedah Penulisan Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
  4. Istilah-istilah asing (non kosakata bahasa Indonesia) harus dicetak miring atau italics.

 

Author Guidelines (petunjuk penulisan)

Judul

Tidak melebihi dari 15 kata, ditulis capital pada awal kata, tebal (bold), Font Time News Roman (TNR) 16, left, spasi 1


Penulis, ownership, dan e-mail

Nama penulis tanpa gelar, nama lembaga(ownership),dan e-mail korespondensi penulis


Abstrak/Abstract

Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris antara 100 s.d. 150 kata yang memuat pokok dan hasil atau temuan dalam artikel/hasil penelitian.


Kata Kunci/Keyword

Ditulis maksimal 4 kata (bisa dalam bentuk phrase) yang betul-betul merupakan kata kunci artikel/penelitian

 

NaskahJurnal

Naskah berupa hasil penelitian (kajian pustaka maupun lapangan) terdiri dari 2500 s.d. 3000 atau 10 s.d. 12 halaman kertas ukuran A4 Font Times New Roman ukuran 12 diketik dengan spasi satu setengah. Kata yang ditulis dalam format Time News Roman (TNR) 12, Justify. Naskah disusun dalam tiga bagian yaitu: Pendahuluan, Isi Naskah/Pembahasan, Simpulan.


Pendahuluan:

berisi tentang latar belakang, pokok bahasan naskah, pentingnya tema yang dibahas, dan tujuan dari pokok bahasan naskah. Pada bagian ini disarankan untuk menghindari penjelasan detail mengenai landasan teori, pernyataan masalah, dan sejenisnya seperti yang diterbitkan pada karya tulis bentuk skripsi/tesis/disertasi.

Pendahuluan ditulis tebal (bold) tanda heading.

 

Metode Penulisan/Penelitian:

Berisi metode yang digunakan dalam membuat artikel ilmiah.  Kelengkapan uraian disesuaikan dengan metode yang digunakan.


Isi Naskah/Pembahasan :

 Berisi pembahasan-pembahasan sesuai dengan tema naskah. Dalam pembahasan terdiri dari sub-sub pembahasan sesuai dengan tema. Isi naskah/Pembahasan utama ditulis caps lock (kapital besar di awal kata), tebal (bold) tanpa heading, dan pada sub-sub pembahasan menggunakan heading tidak lebih dari 3 level.

Heading Level 1: Heading level 1 ditulis dengan format; title case, lock caps (kapital besar di awal kata), rata kiri, bold, Time News Roman (TNR) 12, spasi 1, dengan penomoran angka latin diikuti titik.

Heading Level 2: Heading level 2 ditulis dengan format; title case, lock caps, rata kiri, bold, Time News Roman (TNR) 12, spasi 1, dengan penomoran huruf latin kecil diikuti titik.

Heading Level 3: Heading level 3 ditulis dengan format; title case, lock caps (kapital besar diawal kata), rata kiri, bold, Time News Roman (TNR) 12, spasi 1, dengan penomoran angka latin diikuti kurung tutup.

 

Instrumen Pendukung

Instrumen pendukung dapat berupa gambar (grafik/bagan) atau tabel. Gambar/tabel direkomendasikan dalam format hitam putih, dan jika dibuat dalam format berwarna, harus dipastikan bahwa masih dapat terbaca dengan jelas ketika naskah dicetak hitam putih. Gambar/tabel tersebut harus diberi nomor urut dan keterangan ringkas di bawahnya dengan format; centered, TNR 10, spasi 1. Isi tabel ditulis dengan format TNR 10, spasi 1.

 

Simpulan

Simpulan ditulis untuk mengarahkan pembaca mendapatkan hal-hal penting yang tidak dangkal dan sempit. Simpulan ditulis tebal (bold) tanpa heading.

 

DAFTAR RUJUKAN

Penulisan rujukan disusun secara alfabetis dengan memuat nama penulis, judulbuku/jurnal/majalah, kota tempat penerbitan, nama penerbit dan tahun terbit

  • Dalam bentuk buku dengan memuat nama penulis, judul buku, kota penerbit: nama penerbit, dan tahun penerbitan.

Contoh: Arifin, Zainal. Pengembangan Manajemen Mutu Kurikulum Pendidikan Islam. Yogyakarta: Diva Press, 2012.

  • Dalam bentuk  buku kompilasi memuat nama editor (ed.)/(eds.), judul buku, kota penerbit: nama penerbit, tahun

Contoh: Arifin, Zainal, Manajemen Pengembangan Kurikulum; Teori dan Praktik dalam Imam Machali dan Adhi Setiawan, (eds.), Antologi Kependidikan Islam Kajian Pemikiran Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam, Yogyakarta: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga, 2010. Dalam bentuk Majalah/Jurnal Ilmiah memuat nama penulis, judul artikel, nama majalah/jurnal, volume/edisi (Nomor), bulan dan tahun: halaman

  • Contoh: Machali, Imam. “Perilaku Keagamaan Kaum Waria Yogyakarta Kasus di Pondok Pesantren Waria “Senin-Kemis” Yogyakarta.” An-Nur,3 (2) Agustus 2011: 321-338
  • Dalam elektronik memuat nama pengarang, judul dokumen (dalam huruf miring), nomor versi/berkas (bilamana diterapkan), tanggal dokumen/tanggal revisi terakhir (bila berbeda dengan tanggal akses), protokol dan alamat, lintasan akses atau direktori, dan tanggal akses dalam kurung siku “[ ]”Contoh: Burka, Lauren P. “A Hypertext History of Multi-User Dimensions.” MUD History.http://www.utopia.com/talent/lpp/middex/essay [2 Agustus 1996]