Author Guidelines

Author Guidelines

Articles sent to the editor of the Journal of Islamic Banking must follow the technical requirements as follows:

1. Articles are conceptual writings or the results of Islamic studies in various scopes of Islamic banking studies.

2. Articles are authentic works and have never been published in other (scientific periodical) journals or anthology books.

3. Articles written in Indonesian or standard English with 1.5 cm space on A4 paper. Writing length is 20-25 pages. Articles must be submitted no later than two months before the journal is published.

4. Include abstracts in Indonesian and English with a maximum of 200 words; in each abstract followed by keywords.

5. The name of the author of the article (without an academic degree, position, or rank) is stated along with the correspondence address, e-mail address, and/or office telephone or cell phone number.

6. Reference in articles using footnotes models with regard to the specificity of the references referenced, such as books, translation books, volume/volume books, anthology books, articles in anthologies, articles in journals, articles in encyclopedias, articles on websites (internet), articles in the mass media (magazines or newspapers), theses, theses, dissertations, and holy books. As an example:

A. Books — Jamal al-Bannâ, Naḥw Fiqh Jadîd: Munṭaliqât wa Mafâhîm (Cairo: Dar al-Fikr al-Islâmî, 1999), 23.

B. Translation Books - Chalmers, A. F., What is Science? An Assessment of the Character and Status of Knowledge and its Methods, trans. Editor of Hasta Mitra (Jakarta: Hasta Mitra, 1983), 26.

C. The volume-bound book — Nadîm Marghalî and Usâmah Marghalî, al-Murshid ilâ Kanz al-‘Ummâl fî Sunan al-Aqwāl wa al-Af‘âl, Vol. 1, 24th îadîth (Beirut: Muassasah al-Risâlah, Cet. 3rd, 1989), 121.

D. Articles in the Book - Sarjuni, "Paul Karl Feyerabend's Epistemological Anarchism", in Listiyono Santoso et al, Left Epistemology (Yogyakarta: ar-Ruzz, 2003), 155.

E. Article in the Encyclopedia — Samsu Rizal Panggabean, "Dîn, Dunyâ, and Dawlah" in Thematic Encyclopedia of the Islamic World, Vol. 6 (Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve, t.th.), 50.

F. Articles in the Journal — Abd al-Amir Zâhid, “al-Khiṭâb al-lmAlmânî al-rArabî al-Mu‘ir”: Târîkhîyatuh wa Bunyatuh al-Mawḍû‘îyah ”in al-Minhaj, Vol. 27 (Cairo: Muassasah al-Ahram, 2002), 14.

G. Articles in Mass Media — Muhammad AS Hikam, "NU and the Civil Society Movement in Indonesia", Suara Pembaruan, August 3, 1994, 1.

H. Articles on the Internet — Hâshim Ṣâliḥ, "Jamâl al-Bannâ bayn al-Ili al-Dinin wa al-Tanwir" in www.assyarqalawsat.com/24-Mei-2004/accessed 20-June-2008.

I. Thesis, Thesis, and Dissertation - Thoha Hamim, "Moenawar Chalil's Reformist Thought: A Study of an Indonesian Religious Scholar (1908-1961) (Dissertation - McGill University, 1996), 81.

J. Scripture: al-Qur'an and the Gospel — QS. al-Fatima [1]: 4; The New Testament, John 20: 31.

7. Article Writing in this Theosophical Journal uses the Arabic-Indonesian transliteration guidelines as in the guidebook established by the Study Program for the Philosophy of Religion of the Faculty of Usuluddin and the Philosophy of Sunan Ampel State Islamic University in Surabaya as follows. that is; ب, (') ا (b), ت (t), ث (th), ج (j), ح (ḥ), خ (kh), د (d), ذ (dh), ر (r), ز (z), س (s), ش (sh), ص (ṣ), ض (ḍ), ط (ṭ), ظ (ẓ), ع ('), غ (gh), ف (f), ق (q), ك (k), ل (l), م (m), ن (n), و (w), _ (h), ء ('), ى (y). To show a long life sound (madd) by writing scribbles on the letters â, î, and û. The Arabic sound of double life (dipthong) is transliterated by combining the two letters ay and aw, such as layyinah, lawwâmah. Words that end in tâ 'marbûṭah and function as ṣifah (modifiers) or muḍâf ilayh are transliterated with ah, such as akhlâq karîmah, faḍâ'il al-zakâh, while those that function as muḍâf are transliterated with at, such as jannat al-na‘îm.

 

Pedoman Penulisan

Artikel yang dikirim ke redaksi Journal of Islamic Banking harus mengikuti ketentuan-ketentuan teknis sebagai berikut:

1. Artikel merupakan tulisan konsepsional atau hasil penelitian studi keislaman dalam ragam lingkup kajian perbankan syariah.

2. Artikel adalah karya autentik dan belum pernah diterbitkan dalam jurnal (berkala ilmiah) lain atau buku bunga rampai.

3. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris baku dengan spasi 1,5 cm pada kertas A4. Panjang tulisan 20-25 halaman. Artikel paling lambat diserahkan dua bulan sebelum jurnal diterbitkan.

4. Menyertakan abstrak dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris maksimal 200 kata; pada setiap abstrak disusul dengan kata kunci (keyword).

5. Nama penulis artikel (tanpa gelar akademik, jabatan, atau kepangkatan) dicantumkan dengan disertai alamat korespondensi, alamat email, dan atau nomor telpon kantor atau telpon seluler.

6. Perujukan dalam artikel menggunakan model footnote dengan memperhatikan kekhasan referensi yang dirujuk, seperti buku, buku terjemahan, buku berjilid/bervolume, buku bunga rampai, artikel dalam bunga rampai, artikel dalam jurnal, artikel dalam ensiklopedia, artikel dalam website (internet), artikel dalam media massa (majalah atau surat kabar), skripsi, tesis, disertasi, maupun kitab suci. Sebagai contoh:

A. Buku—Jamâl al-Bannâ, Naḥw Fiqh Jadîd: Munṭaliqât wa Mafâhîm (Kairo: Dâr al-Fikr al-Islâmî, 1999), 23.

B. Buku Terjemahan—Chalmers, A. F., Apa itu yang Dinamakan Ilmu? Suatu Penilaian tentang Watak dan Status Ilmu serta Metodenya, terj. Redaksi Hasta Mitra (Jakarta: Hasta Mitra, 1983), 26.

C. Buku berjilid—Nadîm Marghalî dan Usâmah Marghalî, al-Murshid ilâ Kanz al-‘Ummâl fî Sunan al-Aqwâl wa al-Af‘âl, Vol. 1, Ḥadîth ke-2454 (Beirut: Muassasah al-Risâlah, Cet. Ke-3, 1989), 121.

D. Artikel dalam Buku—Sarjuni, “Anarkisme Epistemologis Paul Karl Feyerabend”, dalam Listiyono Santoso dkk, Epistemologi Kiri (Yogyakarta: ar-Ruzz, 2003), 155.

E. Artikel dalam Ensiklopedia—Samsu Rizal Panggabean, “Dîn, Dunyâ, dan Dawlah” dalam Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, Vol. 6 (Jakarta: PT Ichtiar Baru van Hoeve, t.th.), 50.

F. Artikel dalam Jurnal—‘Abd al-Amîr Zâhid, “al-Khiṭâb al-‘Almânî al-‘Arabî al-Mu‘âṣir: Târîkhîyatuh wa Bunyatuh al-Mawḍû‘îyah” dalam al-Minhâj, Vol. 27 (Kairo: Muassasah al-Ahrâm, 2002), 14.

G. Artikel dalam Media Massa—Muhammad AS Hikam, “NU dan Gerakan Civil Society di Indonesia”, Suara Pembaruan, 03 Agustus 1994, 1.

H. Artikel dalam Internet—Hâshim Ṣâliḥ, “Jamâl al-Bannâ bayn al-Iṣlâḥ al-Dînî wa al-Tanwîr” dalam www.assyarqalawsat.com/24-Mei-2004/diakses 20-Juni-2008.

I. Skripsi, Tesis, dan Disertasi—Thoha Hamim, “Moenawar Chalil’s Reformist Thought: A Study of an Indonesian Religious Scholar (1908-1961) (Disertasi--McGill University, 1996), 81.

J. Kitab Suci: al-Qur’ân dan Injil—QS. al-Fâtiḥah [1]: 4; Perjanjian Baru, Yoh. 20: 31.

7. Penulisan Artikel dalam Jurnal Teosofi ini menggunakan pedoman transliterasi Arab-Indonesia sebagaimana dalam buku panduan yang ditetapkan oleh Progam Studi Filsafat Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya sebagai berikut. yaitu; ب ,(’) ا (b), ت (t), ث (th), ج (j), ح (ḥ), خ (kh), د (d), ذ (dh), ر (r), ز (z), س (s), ش (sh), ص (ṣ), ض (ḍ), ط (ṭ), ظ (ẓ), ع (‘), غ(gh), ف (f), ق (q), ك (k), ل (l), م (m), ن (n), و (w), _ (h), ء (’), ى (y). Untuk menunjukkan bunyi hidup panjang (madd) dengan menuliskan coretan di atas huruf â, î, dan û. Bunyi hidup dobel (dipthong) Arab ditransliterasikan dengan menggabung dua huruf ay dan aw, seperti layyinah, lawwâmah. Kata yang berakhiran tâ’ marbûṭah dan berfungsi sebagai ṣifah (modifier) atau muḍâf ilayh ditransliterasikan dengan ah, seperti akhlâq karîmah, faḍâ’il al-zakâh, sedangkan yang berfungsi sebagai muḍâf ditransliterasikan dengan at, seperti jannat al-na‘îm.